Sunday, November 6, 2011

Tidak Pernah Lengkap

Kami adalah kaum minoritas di sekolah. Disaat yang mayoritas anak memilih join dengan grup xxx, kami memilih Trupala. Jumlah kamipun sedikit hanya 4 orang. Karena sedikit, kami lebih suka bermain bersama (bermain?). Namun, selalu saja hanya bertiga. Pasti ada saja salah satu diantara kami yang tidak ikut. Kalau berempat bisa dihitung dengan jari kapan saja kami bersama.

Yang paling sering hilang adalah Bojum. Makhluk terbesar diantara kami ini, selalu sibuk untuk urusan-urusan paskib, nyari duit, dll. Tapi terkadang, dia bisa muncul secara tiba-tiba.

Salah satu contohnya adalah saat kami bertiga (saya, Ucha, dan Astri) join radio. Awalnya kami hanya bertiga, tapi tiba-tiba tanpa kami bertiga ketahui Bojum sudah menjadi reporter radio.

Cerita lainnya adalah pada saat kami memenuhi undangan untuk hadir dalam workshop penulisan essay dari Ikatan Orang Hilang Indonesia (IKOHI) di Wisma PGI, Menteng. Kembali hanya saya, Astri, dan Ucha yang menghadiri acara tersebut. Padahal tempatnya enak lho.

Beberapa bulan setelah acara IKOHI, kami mengikuti lomba film Goelali Children Festival. Kami mengajak Bojum, mungkin dia bisa menjadi talent. Settingan tempat untuk syuting adalah di Tempat Pembuanagn Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi. Tapi Bojum menolaknya.

Tidak cuma Bojum, saya pun demikian. Setiap kali ada acara Trupala, saya sering tidak menampakkan diri. Alasan yang sering muncul adalah karena kesibukan saya di beberapa organisasi, terlebih gereja dan larangan orang tua. Mulai dari Tubing di Rakata, Naik Gunung Gede, menjadi relawan bagi korban Merapi saya tidak ikut.

Ucha adalah yang paling aktif dalam acara-acara Trupala. Saya rasa semua acara Trupala dihadiri oleh Ucha. Saya berikan apresiasi kepada Ucha. Mulai dari kegiatan Trupala kami yang pertama di Rakata sampai yang terakhir menjadi relawan bencana Merapi.

Walaupun Bojum yang paling sering absen dalam kegiatan-kegiatan kami bersama, tapi dia jaranng absen untuk kegiatan Trupala. Mau dibilang nggak ada duit sekalipun, pasti Bojum ikut. Kegiatannya yang terakhir, seingat saya adalah menjadi relawan bencana Merapi.

Kalau Astri, kadang dia tidak ikut acara-acara kami. Alasan yang sering muncul adalah karena sakit, takut kecapekan, dan les. Kadang sebenernya adalah malas. Hahaha.. (maaf, tri).

Itu adalah alasan-alasan yang sering muncul ketidak lengkapan kami. Saya juga minta maaf kepada teman-teman Trupala yang namanya disebutkan. Mungkin beberapa hanyalah fiktif belaka.

Tr 001/10

1 comment: